Kamis, 27 Juni 2019

Bahan Baku Hewani

BAHAN HEWANI
Hasil gambar untuk pakan bahan baku hewani

A.Tepung Ikan
          Bahan baku tepung ikan adalah jenis ikan rucah (tidak bernilai ekonomis) yang berkadarlemak rendah dan sisa-sisa hasil pengolahan. Ikan difermentasikan menjadi bekasemuntuk meningkatkan bau khas yang dapat merangsang nafsu makan ikan. Lamapenyimpanan < 11-12 bulan, bila lebih dapat ditumbuhi cendawan atau bakteri, sertadapat menurunkan kandungan lisin yang merupakan asam amino essensial yang palingessensial sampai 8%.
Kandungan gizi:
  • Protein            : 22,65%;
  • Lemak            : 15,38%;
  • Abu                : 26,65%;
  • Serat               : 1,80%;
  • Air                  : 10,72%;
  • Nilai ubah       : 1,5-3


Cara pembuatannya:
  1. Ikan direbus sampai masak, diwadahi karung, lalu diperas.
  2. Air perasan ditampung untuk dibuat petis/diambil minyaknya.
  3. Ampasnya dikeringkan dan digiling menjadi tepung.

B.Tepung Rebon dan Benawa
         Rebon adalah sejenis udang kecil yang merupakan bahan baku pembuatan terasi.Benawa adalah anak kepiting laut. Rebon dan Benawa muncul pada awal musim hujan disekitar muara sungai, mengerumuni benda yang terapung.
Cara pembuatan:
  1. Bahan direbus sampai masak, diwadahi karung, lalu diperas
  2. Ampasnya dikeringkan dan digiling menjadi tepung.

Kandungan gizi:
  • Protein                      : Udang rebon : 59,4% (udang rebon), 23,38% (benawa);
  • Lemak                       : 3,6% (Udang rebon), 25,33% (Benawa);
  • Karbohidrat               : 3,2% (Udang rebon), 0,06% (benawa);
  • Abu                           : 11,41% (Benawa);Serat : 11,82% (Benawa);
  • Air                             : 21,6% (Udang rebon); 5,43% Benawa ,
  • Nilai ubah Benawa     : 4-6


C.Tepung Kepala Udang
        Bahan yang digunakan adalah kepala udang, limbah pada proses pengolahan udanguntuk ekspor.
Cara pembuatannya:
  1. Bahan direbus, dijemur sampai kering dan digiling;
  2. Tepung diayak untuk membuang bagian-bagian yang kasar dan banyakmengandung kitin.


Kandungan gizinya:
  • Protein                      : 53,74%;
  • Lemak                       : 6,65%;Karbohidrat : 0%;
  • Abu                            : 7,72%;
  • Serat kasar                : 14,61%;
  • Air                             : 17,28%.


D.Tepung Anak Ayam
Bahan: anak ayam jantan dari perusahaan pembibitan ayam petelur.
Cara pembuatan:
  1. Anak-anak ayam dimatikan secara masal, bulu-bulunya dibakar dengan lampusemprot. Kemudian direbus sampai kaku (setengah masak).
  2. Diangin-anginkan sampai kering dan digiling. Hasil gilingan yang masih basah disebut pasta dan dapat langsung digunakan.
  3. Pasta dapat dikeringkan dan digiling menjadi tepung.


Kandungan gizinya:
  • Protein          : 1,65%,
  • Lemak           : 7,30%,
  • Abu                : 2,34%,
  • Air                 : 8,80%,
  • Nilai ubah     : 5-8.

Juga mengandung hormon, enzim, vitamin, dan mineral yang dapat merangsang nafsumakan dan pertumbuhan.

E.Tepung Kepompong Ulat Sutra

Bahan: kepompong ulat sutra yang merupakan limbah industri pemintalan benang sutra alam.
Kandungan gizinya:
  • Protein          : 46,74%,
  • Lemak           : 29,75%,
  • Abu                : 4,86%,
  • Serat             : 8,89%,
  • Air                 : 9,76%,
  • Nilai ubah     : 1,8.


F. Ampas Minyak Hati Ikan

Bahan: ampas hati ikan yang telah diperas minyaknya.
Cara pembuatannya:
  1. Digunakan sebagai pasta, karena kandungan lemaknya tinggi, sehingga sukardikeringkan.
  2. Digiling halus sampai bentuknya seperti pellet.

Kandungan gizinya:
  • Protein          : 25,08%,
  • Lemak           : 56,75%,
  • Abu                : 6,60%,
  • Air                 : 12,06%,
  • Nilai ubah     : 8.

G.Tepung Darah

Bahan: darah, limbah dari rumah pemotongan ternak.
Cara pembuatannya:
  • darah beku yang masih mentah dimasak dan dikeringkan, kemudian digiling menjaditepung.

Kandungan gizinya:
  • Protein          : 71,45%,
  • Lemak           : 0,42%,
  • Karbohidrat   : 13,12%,
  • Abu                : 5,45%,
  • Serat                         : 7,95%,
  • Air                 : 5,19.

Proteinnya sukar dicerna, sehingga penggunaannya untuk ikan < 3% dan untuk udang <5%.

H.Silase Ikan
          Silase adalah hasil olahan cair dari bahan baku asal ikan/limbahnya.Bahan: ikan rucah dan limbah pengolahan.
Cara pembuatan :
  1. Bahan dicuci, dicincang kecil-kecil, kemudian digiling. Hasil gilingan direndamdalam larutan asam formiat 3% 24 jam, kemudian diperas.
  2. Air perasan ditampung dan lapisan minyak yang mengapung di lapisan atasdisingkirkan. Cairan yang bebas minyak dicampur dengan ampas dan ditambahasam propionat 1%, untuk mencegah tumbuhnya bakteri/cendawan dan menambahdaya awet ± 3 bulan dengan pH ± 4,5. (4) Bahan diperam selama 4 hari dan diaduk3- 4 kali sehari
  3. Bahan cair yang bersifat asam dapat dicampur dengan dedak, ketela pohon/tepung jagung dengan perbandingan 1:1, dikeringkan dan digunakan untuk campuran dalam ramuan makanan.

Kandungan gizinya:
  • Protein          : 18-20%,
  • Lemak           : 1-2%,
  • Abu                : 4-6%,
  • Air                 : 70 – 75%,
  • Kapur                        : 1-3%,
  • Fosfor            : 0,3-0,9%.


I. Arang Bulu Ayam dan Tepung Tulang

Bahan: arang bulu ayam, tulang ternak.
Cara pembuatan: 
  1. Tulang dipotong sepanjang 5-10 cm, direbus selama 2-4 jam dengan suhu 100derajat C, kemudian dihancurkan hingga menjadi serpihan-serpihan sepanjang 1-3 cm.
  2. Serpihan tulang direndam dalam air kapur 10% selama 4-5 minggu dan dicuci dengan airtawar. 
  3. Pemisahan selatin dengan jalan pemanasan 3 tahap, yaitu pada suhu 60 derajat Cselama 4 jam, suhu 70 derajat C selama 4 jam, dan 100 derajat C selama 5 jam.Pemrosesan selatin. 
  4. Tulang dikeringkan pada suhu 100 derajat C, sampai kadar airnyatinggal 5% dan digiling hingga menjadi tepung. Pengemasan dan penyimpanan.

Kandungan gizinya:
  • Protein          : 25,54%,
  • Lemak           : 3,80%,
  • Abu                : 61,60%,
  • Serat             : 1,80%,
  • Air                 : 5,52%.


J.Tepung Bekicot

Bahan: daging bekicot mentah dan daging bekicot rebus.
Cara pembuatan:
  • Daging bekicot dikeringkan lalu digiling. Untuk campuran makanan sebesar 5-15%.

Kandungan gizi:
  • Protein          : 54,29%,
  • Lemak           : 4,18%,
  • Karbohidrat   : 30,45%,
  • Abu                : 4,07%,
  • Kapur                        : 8,3%,
  • Fosfor            : 20,3%,
  • Air                 : 7,01.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar